Semua berawal dari tugas sekolah ....


Google+ Badge

Google+ Badge

Google+ Badge

Google+ Badge

Google+ Badge

Rabu, 23 April 2014

pemerintahan demokrasi terpimpin


1.      Keluarnya Dekrit Presiden juli 1959



   Pembacaan Dekrit Presiden
Dekrit Preiden republik Indonesia /Panglima Tertinggi Angkatan Perang tentang KEMBALI KEPADA UNDANG-UNDANG DASAR 1945 adalah sebagai berikut :

Dengan Rakhmat Tuhan Yang Maha Esa, kami Presiden Republik Indonesia Panglima Tertinggi Angkatan Perang,

Dengan ini menyatakan dengan khidmat:
Bahwa anjuran Presiden dean Pemerintah untuk kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945, yang disampaikan kepada segenap Rakyat Indonesia dengan Amanat Presiden pada tanggal 22 April 1959, tidak memperoleh keputusan dari kontituante sebagaiman ditentukan dalam Undang-Undang Dasara Sementara.

Bahwa berhubungan dengan pernyataan sebagian terbesar Anggota Sidang Pembuat Undang-Undang Dasar untuk tidak menghadiri lagi sidang, kontituante tidak mungkin lagi menyelesaikan tugas yang dipercayakan oleh Rakyat kepadanya.
Bahwa hal yang deikian ini menimbulkan keadaan ketatanegaraan yang membahayakan persatuan dan keslamataan Negara, Nusa dan Bangsa , serta merintangi pembangunan semesta untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur;
Bahwa dengan dukungan bagian terbesar Rakyat Indonesia dan didororng oleh keyakinan kami sendiri, kami terpaksa menempuh satu-satunya jalan untuk menyelamatkan Negara Proklamasi;

Bahwa kami berkeyakinan bahwa Piagam Jakarta tertanggal 22 Juni 1945 menjiwai Undang-Undang Dasar 1945, dan adalah merupakan satu merangkai-kesatuan dengan kontitusi tersebut;

MAKA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA/PANGLIMA TERTINGGI ANGKATAN PERANG,
Menertapkan pembubaran kontituante;

Menetapkan Undang-Undang Dasar 1945 berlaku lagi bagi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia , terhitung mulai hari tanggal penetapan Dekrit ini, dan tidak berlakunya lagi Undang-Undang Dasar Sementara.
Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara yang terdiri atas Anggota-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat ditambah dengan utusan-utusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan, serta pembentukan Dewan Pertimbangan Agung Sementara, akan diselenggarakan Dalam Waktu yang sesingkat-singkatnya .

Di tetapkan di Jakarta Tanggal 5 Juli 1959
Atas nama Rakyat Indonesia
Presiden Republik Indonesia
Tertanda
S O E K A R N O


2.      Lahirnya Pemerintahan Demokrasi Terpimpin

a.      Pembentukan kabinet kerja pertama
Terbentuknya cabinet presidensial  dengan Soekarno sebagai perdana menterinya. Adapun program cabinet kerja dinamakan Kabinet Kerja. Programnya seperti, melengkapi sandang pangan rakyat, menyelenggarakan keamanan rakyat dan Negara serta pembebasan irian barat.

b.      Penetapan presiden tentang DPRS
Berlaku peraturan baru, yaitu :
·         Penetapan panglima tertinggi angkatan perang pada 5 juli 1959
·         Peraturan presiden
·         Peraturan pemerintah untuk melaksanakan peraturan presiden
·         Keputusan presiden
·         Peraturan menteri dan keputusan menteri

c.       Pembentukan front nasional
Tujuan pokok front nasional :
·         Meyelesaikan revolusi nasional
·         Melaksanakan pembangunan semesta nasional
·         Mengembalikan irian barat ke wilayah RI



  Pelantikan Front Nasional


d.      Pidato presiden soekarno tentang Manipol Usdek
Dalam kesempatan memperingati HUT RI ke-14 pada 17 agustus 1959, presiden soekarno menyampaikan pidato yang berjudul  “penemuan kembali revolusi kita”. Pidato presiden disambut baik dari kalangan tokoh tokoh dan rakyat Indonesia.

e.      Pembentukan DPR gotong Royong dan pembentukan DPR hasil PEMILU
Adapun tugas DPR GR yaitu :
·         Melaksanakan manipol USDEK
·         Merealisasikan amanat penderitaan rakyat
·         Melaksanakan demokrasi terpimpin


f.        Pembubaran partai Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia

g.      Pembentukan MPRS melalui penetapan Indonesia
Pada sidang  10 november -  7 desember 1960 dan menghasilkan 3 keputusan , yaitu
·         Ketetapan (TAP) MPRS No. 1/MPRS/1960 tentang manifesto
Politik RI sebagai GBHN
·         Ketetapan (TAP) MPRS No. II/MPRS/1960 tentang Garis Garis Besar Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Tahap Pertama 1961-1969
·         Mengangkat presiden soekarno sebagai Pemimpin Besar Revolusi dan Mandataris MPRS

    Lambang trikora

h.      Perjuangan pembebasan irian barat
Isi TRIKORA (Tri Komando Rakyat), yaitu :
·         Gagalkan pembentukan Negara boneka papua buatan belanda
·         Kibarkan sang merah putih di rian barat tanah air Indonesia
·         Bersiaplah untuk mobilisasi umum mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanaha air dan bangsa


Tugas komando MANDALA adalah sebagai berikut :
·         Merencanakan , mempersiapkan dan menyelenggarakan operasi operasi militer dengan tujuan pengembalian wilayah provinsi irian barat ke dalam Negara kesatuan RI
·         Mengembangkan situasi militer di wilayah provinsi irian barat :
*      Sesuai dengan taraf taraf perjuangan di bidang diplomasi
*      Supaya dalam waktu yang sesingkat singkatnya di wilayah provinsi irian barat dapat secar de facto diciptakan daerah daerah bebas atau didudukkan unsure kekuasaan/pemerintah republic Indonesia


      Isi persetujuan NEW YORK adalah sebagai berikut :
·         Setelah pengesahan persetujuan indonesia belanda, selambat lambatnya pada 1 oktober1962 penguasa /pemerintahan sementara PBB ,UNTEA akan tiba di irian barat untuk melakukan  serah terima pemerintahan dari tangan belanda. Ketika itu bendera belanda diturunkan dan diganti dengan bendera PBB
·         Pemerintah semnetara PBB akan menggunakan tenaga tenaga Indonesia, baik sipil maupun alat alat keamanan, bersama sama dengan alat alat keamanan putra putri irian barat sendiri dan sisa sisa pegawai belanda yang masih diperlukan
·         Pasukan pasukan Indonesia yang sudah ada di irian barat tetap tinggal di irian barat, tetapi berstatus di bawah kekuasaan pemerintah sementara PBB
·         Angkatan perang belanda secara berangsu angsur dikembalikan dan yang belum pulang ditempatkan di bawah pengawasan PBB serta tidak boleh dipakai dalam operasi operasi militer
·         Antara irian barat dan daerah Indonesia lainnnya berlaku lalu lintas bebas
·         Pada 31 desember 1962 bendera Indonesia mulai berkibar di samping bendera PBB
·         Pemulangan anggota anggota sipil dan militer belanda sudah harus selesai pada 1 mei 1963 dan selambat lambatnya pada 1 mei 1963 pemerintah RI secara resmi menerima irian bara dari pemerintah sementara PBB




Sabtu, 08 Februari 2014

SISTEM SARAF OTONOM


Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.
 Sistem saraf otonom berfungsi untuk mempertahankan keadaan tubuh dalam kondisi terkontrol tanpa pengendalian secara sadar. Sistem saraf otonom bekerja secara otomatis tanpa perintah dari sistem saraf sadar. Sistem saraf otonom juga disebut sistem saraf tak sadar, karena bekerja diluar kesadaran
Struktur jaringan yang dikontrol oleh sistem saraf otonom yaitu otot jantung, pembuluh darah, iris mata, organ thorakalis, abdominalis, dan kelenjar tubuh. Secara umu, sistem saraf otonom dibagi menjadi dua bagian, yaitu sistem saraf simpatis dan sistem saraf parasimpatis.
Sistem Saraf Simpatis
Sistem saraf simpatis terbagi juga menjadi dua bagian, yaitu saraf otonom cranial dan otonom sacral. Sistem saraf ini berhubungan dengan sumsum tulang belakang melalui serabut-serabut sarafnya, letaknya didepan column vertebrae.
Sistem saraf simpatis ini berfungsi untuk:
  1. Mensarafi otot jantung
  2. Mensarafi pembuluh darah dan otot tak sadar
  3. Mempersarafi semua alat dalam seperti lambung, pancreas dan usus
  4. Melayani serabut motorik sekretorik pada kelenjar keringat
  5. Serabut motorik pada otot tak sadar dalam kulit
  6. Mempertahankan tonus semua otot sadar




Sistem Saraf Parasimpatis
Sistem saraf parasimpatis, hampir sama dengan sistem saraf simpatis, hanya sistem kerjanya saja yang berbeda. Jika saraf simpatis memacu jantung misalnya, maka sistem saraf parasimpatis memperlambat denyut jantung.
Fungsi saraf parasimpatis adalah sebagai berikut:
  1. Merangsang sekresi kelenjar air mata, kelenjar sublingualis, submandibularis dan kelenjar-kelenjar dalam mukosa rongga hidung
  2. Mensarafi kelenjar air mata dan mukosa rongga hidung
  3. Menpersarafi kelenjar ludah
  4. Mempersarafi kelenjar parotis
  5. Mempersarafi sebagian besar alat tubuh yaitu jantung, paru-paru, GIT, ginjal, pancreas, lien, hepar dan kelenjar suprarenalis
  6. Mempersarafi kolon desendens, sigmoid, rectum, vesika urinaria dan alat kelamin












       Sistem kerja sistem saraf otonom dapat dilihat pada tabel dibawah ini:





Sistem saraf tak sadar menyebabkan gerakan yang tidak disadari atau gerak refleks. Gerak refleks merupakan suatu reaksi yang bersifat otomatis atau tanpa disadari. Impuls saraf pada gerak refleks melalui alur impuls pendek. Alur impuls dimulai dari reseptor sebagai penerima rangsangan, kemudian dibawa oleh neuron ke sumsum tulang belakang, tanpa diolah oleh pusat saraf. Kemudian tanggapan dikirim oleh saraf motorik menuju ke efektor. Alur impuls pada gerak refleks disebut lengkung refleks.                  
        Ada dua macam gerak refleks yaitu :
  1. Refleks otak, adalah gerak refleks yang melibatkan saraf perantara yang terletak di otak, misalnya berkedipnya mata, refleks pupil mata karena rangsangan cahaya.
  2. Refleks sumsum tulang belakang, adalah gerak refleks yang melibatkan saraf perantara yang terletak di sumsum tulang belakang, misalnya sentakan lutut karena kaki menginjak batu yang runcing.
                                                                                                                  
1. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf
Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Pada waktu sel saraf beristirahat, kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Perubahan potensial ini (depolarisasi)terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik, tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknyaselubung mielin.
Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls, karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik.
Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh mitokondria dalam sel saraf.
Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah.

2. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis
Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter; yang disebutvesikula sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron, maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitterberupa asetilkolin.
Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh, noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik, dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis.
Gerak refleks terjadi secara otomatis terhadap rangsangan tanpa kontrol dari otak sehingga dapat berlangsung dengan cepat. Gerak refleks terjadi tidak disadari terlebih dahulu atau tanpa dipengaruhi kehendak. Contoh gerak refleks seperti mengangkat tangan ketika terkena api, mengangkat kaki ketika tertusuk duri, berkedip ketika ada benda asing yang masuk ke mata, bersin dan batuk.
    Skema terjadinya gerak refleks :

         Stimulus pada organ reseptorsel saraf sensoriksel penghubung (asosiasi) pada sumsum tulang belakangsel saraf motorik – respon pada organ efektor.

Ciri gerak refleks yaitu : 
  1.    Dapat diramalkan jika rangsangannya sama
  2.    Memiliki tujuan tertentu bagi organisme tersebut
  3.    Memiliki reseptor tertentu dan terjadi pada efektor tertentu
  4.    Berlangsung cepat, tergantung pada jumlah sinapsis yang dilalui impuls
  5.    Spontan, tidak dipelajari dulu
  6.    Fungsi sebagai pelindung dan pengatur tingkah laku hewan
  7.    Respon terus menerus dapat menyebabkan kelelahan.

Macam refleks: refleks spinal (pada sumsum tulang belakang), refleks medulla (pada sumsum lanjutan), refleks cerebellar (melibatkan otak kecil), refleks superfisial (melibatkan kulit dan lain-lain), refleks miotatik (pada otot lurik), serta refleks visceral (berhubungan dengan dilatasi pupil dan denyut jantung).

Gangguan atau Kelainan yang Terjadi pada Sistem Saraf antara lain:
ü  Stroke, merupakan penyakit yang timbul karena pembuluh darah di otak tersumbat atau pecah sehingga otak menjadi rusak. Penyebab penyumbatan ini ialah adanya penyempitan pembuluh darah (arteriosklerosis). Selain itu, bisa juga karena penyumbatan oleh suatu emboli. Ciri yang tampak dari penderita stroke misalnya wajah yang tak simetris.
ü  Neuritis, merupakan gangguan sistem saraf yang disebabkan tekanan, pukulan, patah tulang, dan keracunan/kekurangan vitamin B. Adanya penyakit ini menjadikan penderita sering kesemutan.
ü  Amnesia, merupakan gangguan yang terjadi pada otak karena disebabkan goncangan batin atau cidera. Ciri gangguan ini yakni hilangnya kemampuan seseorang mengenali dan mengingat kejadian masa lampau dalam kurun waktu tertentu.
ü  Transeksi, merupakan gangguan pada sistem saraf terutama medula spinalis karena jatuh atau tertembak. Akibat yang timbul yakni penderita akan kehilangan segala rasa (mati rasa).

ü  Parkinson, merupakan penyakit yang terjadi karena kekurangan neurotransmiter dopamine pada dasar ganglion. Secara fisik, penderita ini memiliki ciri tangan gemetaran saat istirahat, gerak susah, mata sulit berkedip, dan otot kaku sehingga salah satu cirinya adalah langkah kaki menjadi kaku.
ü  Epilepsi, merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya luka, infeksi, tumor, atau lainnya terutama pada jaringan-jaringan otak, sehingga terjadi letusan-letusan listrik (impuls) pada neuronneuron di otak.

ü  Poliomielitis, ialah penyakit yang menyerang neuron-neuron motorik sistem saraf pusat terutama otak dan medula spinalis oleh infeksi virus. Penderitanya mengalami berbagai gejala seperti panas, sakit kepala, kaki duduk, sakit otot, dan kelumpuhan 

Kamis, 06 Februari 2014

Unsur Unsur Utama MS. Excel



FORMULA BAR
Formula Bar, adalah tempat kita untuk mengetikkan rumus-rumus yang akan kita gunakan nantinya. Dalam Microsoft Excel pengetikkan rumus harus diawali dengan tanda ‘=’ . Misalnya kita ingin menjumlahkan nilai yang terdapat pada sel A1 dengan B1, maka pada formula bar dapat diketikkan =A1+B1 .



            TOOLBAR
Toolbar merupakan kumpulan dari ikon-ikon yang digunakan untuk mempermudah dan mempercepat menangani pekerjaan yang menggunakan program aplikasi seperti Microsoft Word, Microsoft Excel dan sebagainya.

1. Standard Toolbar


2. Formatting Toolbar



3. Drawing Toolbar


            MENU BAR
Menubar adalah sisi teratas dari layar sketchup. Fungsi dari menubar adalah tempat kumpulan perintah perintah dalam susunan tertulis.



            TABULASI
Tabulasi adalah proses menempatkan data dalam bentuk tabel dengan cara membuat tabel yang berisikan data sesuai dengan kebutuhan analisis. 





            NAME BOX
Name box adalah kotak display yang terletak diatas column header sebelah kiri (padadefault setting). Seperti gambar dibawah:



CELL
Cell (kotak warna kuning) adalah bagian terkecil dalam Worksheet. Cell merupakan pertemuan antara baris dan kolom makanya cell dinamakan berdasarkan kolom dan baris di mana dia berada. Contohnya : cell di atas bernama A2. A adalah nama kolom dan 2 adalah nama baris tempat cell itu berada.





            POINTER

Pointer adalah sebuah variabel yang isi datanya adalah alamat memori atau variabel lain. Sehingga pointer dapat juga disebut sebagai variabel alamat (address variable).


Minggu, 02 Februari 2014

skeleton apendikular

Skeleton Apendikular
O     Skeleton Apendikular merupakan rangka yang berhubungan dengan pergerakan.
   Yang berada di bagian tepi dari sistem rangka   aksial. Yang biasanya di sebut rangka tambahan

Macam Skeleton Apendikular
Tersusun atas tulang tulang yang merupakan tambahan dari skeleton axial. Skeleton axial terdiri dari :
O     Anggota gerak atas
O     anggota gerak bawah
O     gelang bahu
O     gelang panggung
O     bagian akhir dari ruas-ruas tulang belakang seperti sakrum dan tulang coccyx

Tulang anggota gerak atas


Tulang penyusun anggota gerak atas tersusun atas:
O     Humerus / tulang lengan atas. Termasuk kelompok tulang panjang /pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang belikat. pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna
O     Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna.
O     karpal / pergelangan tangan. tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligamen
O     metakarpal / telapak tangan. Tersusun atas lima buah tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan, sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges)
O     Palanges (tulang jari-jari). tersusun atas 14 buah tulang. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang, kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang.

Tulang anggota gerak bawah (ekstremitas inferior)




Tulang anggota gerak bawah disusun oleh tulang:
O     Femur / tulang paha. Termasuk kelompok tulang panjang, terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut.
O     Tibia dan fibula / tulang kering dan tulang betis. Bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki. Ukuran tulang kering lebih besar dinandingkan tulang betis karena berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot

O     Patela / tempurung lutut. terletak antara femur dengan tibia, bentuk segitiga. patela berfungsi melindungi sendi lutut, dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut
O     Tarsal / Tulang pergelangan kaki. Termasuk tulang pendek, dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit.
O     Metatarsal / Tulang telapak kaki. Tersusun atas 5 buah tulang yang tersesun mendatar.
O     Palanges / tulang jari-jari tangan. Setiap jari tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tulang.


Tulang gelang bahu
 (klavikula dan scapula / belikat dan selangka)



Tulang gelang bahu (klavikula dan scapula / belikat dan selangka
O     Tulang gelang bahu (klavikula dan scapula / belikat dan selangka)
O     Tulang selangka berbentuk seperti huruf "S", berhubungan dengan tulang lengan atas (humerus) untuk membentuk persendian yang menghasilkan gerakan lebih bebas, ujung yang satu berhubungan dengan tulang dada sedangkan ujung lainnya berhubungan dengan tulang belikat.
O     Tulang belikat (skapula) berukuran besar, bentuk segitiga dan pipih, terletak pada bagian belakang dari tulang rusuk. Fungsi utama dari gelang bahu adalah tempat melekatnya sejumlah otot yang memungkinkan terjadinya gerakan pada sendi





Tulang gelang panggul








O     Secara umum fungsi sistem rangka adalah membentuk kerangka yang kaku dengan jaringan-jaringan dan organ-organ yang melekat padanya. Sistem rangka melindungi organ-organ vital seperti otak yang dilindungi oleh tulang tengkorak, paru-paru dan jantung dilindungi oleh tulang dada dan tulang rusuk. Gerakan tubuh terbentuk dari kerjasama antara sistem rangka dengan otot, oleh sebab itu keduanya sering dikelompokkan menjadi satu nama yaitu sistem musculo-skeletal. rangka merupakan tempat melekatnya otot melalui perantaraan tendon. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lain dikaitkan dengan perantaraan ligamen. 

O     Tulang gelang panggul terdiri atas dua buah tulang pinggung. Pada anak anak tulang pinggul ini terpisah terdiri atas tiga buah tulang yaitu illium (bagian atas), tulang ischiun (bagian bawah) dan tulang pubis (bagian tengah). Dibagian belakang dari gelang panggul terdapat tulang sakrum yang merupakan bagian dari ruas-ruas tulang belakang. Pada bagian depan terdapat simfisis pubis merupakan jaringan ikat yang menghubungkan kedua tulang pubis. Fungsi gelang panggung terutama untuk mendukung berat badan bersama-sama dengan ruas tulang belakang. melindungi dan mendukung organ-organ bawah, seperti kandung kemih, organ reproduksi, dan sebagai tempat tumbuh kembangnya janin.
Bentuk Tulang dan Contohnya
O     Tulang panjang : terdapat pada  lengan atas (humerus), t. radius / pengumpil, t. ulna / hasta, t. metakarpal / telapak tangan
O     Tulang pendek: terdapat pada tulang pergelangan tangan dan pergelangan kaki
O     Tulang pipih : terdapat pada tulang rusuk, t. dada, t. tengkorak, dan gelang bahu

O     Tulang tidak beraturan: terdapat pada beberapa tulang tengkorak, dan ruas-ruas tulang belakang.

Sabtu, 01 Februari 2014

Air Susu Ibu

ASI dibentuk oleh kelenjar buah dada, terjadi di dalam labulus (kelenjar air susu), lobulus-lobulus bergabung menjadi lobus.
Apabila wanita telah mencapai usia dewasa, estrogen dan progesteran menyebabkan berkembangnya fisik dan salah satunya menyebabkan payudara berkembang dan membesar.
Selama kehamilan, peningkatan hormon ini menstimulasi jaringan yang menyebabkan nyeri pada payudara, pembesaran dan mengeluarkan kolostrum segera setelah lahir, jumlah estrogen dan progesteron menurun dengan tiba-tiba, memicu kelenjar pitutary untuk menghasilkan prolaktin dalam jumlah yang besar oleh karena itu, sekresi ASI segera timbul. Dengan segera disusukan akan memacu lepasnya prolaktin dari hipofise anterior sehingga sekresi ASI oleh kelenjar diperlancar. Dua hari pertama pasca persalinan, mammae kadang-kadang dirasakan penuh dan sedikit sakit (eraogement).

Setelah sekitar 2 minggu, pembentukan ASI rata-rata berkisar 120-180 ml per menyusui. Rangsangan terhadap persiapan dan pengosongan secara teratur dari ductus menyebabkan tetap menghasilkan ASI untuk beberapa bulan bahkan tahun.
- Kalori 75 kal / 100 cc 
- Lemak 3,8 % 
- Protein 1,6% 
- Laktosa 7% 
- Mineral : 0,2% 
- K : 57 mg%, Na : 15 gr%, Ca : 35 mg% 
Komposisi ASI 
- Lemak : 3,5 – 4,5 gr% 
- Laktosa : 7 gr% 
- Protein : 0,9% 


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More