Sabtu, 01 Februari 2014

Fase-fase siklus menstruasi

Fase-fase siklus menstruasi


Setiap wanita setiap bulan mengalami siklus menstruasi.Pada siklus menstruasi, ada 4 fase yaitu fase menstruasi, fase praovulasi, fase ovulasi, dan fase pascaovulasi.
a. Fase menstruasi
Pada fase menstruasi dinding rahim dari tubuh luruh dan keluar yang disertai keluarnya darah. Hal ini dikarenakan adanya penurunan kadar estrogen yang adalah hormon seks. Fase menstruasi berlangsung pada hari ke pertama hingga hari ketujuh.
b. Fase praovulasi
Pada fase praovulasi terjadi pematangan sel telur (ovum) dalam indung telur (ovarium) setelah sebelumnya terjadi pembentukan sel telur dimana hal ini terjadi karena meningkatnya kadar estrogen dalam tubuh. Fase praovulasi umumnya berlangsung mulai hari ke-7 hingga hari ke-13.
c. Fase ovulasi
Fase ovulasi disebut juga masa subur karena pada fase ini sel telur sudah siap untuk dibuahi dan matang  .Jika wanita ingin hamil, maka pada fase inilah waktu yang tepat untuk bersetubuh karena besar kemungkinan sel telur dapat dibuahi sel sperma. Cara mencari tahu kapan masa subur seorang wanita dapat diketahui melalui berbagai cara diantaranya : mengamati adanya periode menstruasi yang berubah, lendir servik yang juga berubah, dan suhu basal tubuh yang berubah.
d. Fase pascaovulasi
Fase pascaovulasi merupakan masa kemunduran dari sel telur (ovum) bila tidak dibuahi oleh sperma atau yang biasa disebut dengan istilah fertilisasi.Fertilisasi merupakan peristiwa bertemunya sel sperma dan sel telur sehingga terbentuk zigot. Pada fase ini, terjadi peningkatan pembentukan progesteron  yang mengakibatkan dinding rahim atau endometrium menebal serta siap untuk menerima bakal bayi atau embrio agar dapat berkembang di dalamnya. Progesteron merupakan hormon yang berpengaruh pada siklus menstruasi sedangkan endometrium merupakan lapisan paling dalam pada rahim dan tempatnya menempelnya sel telur yang telah dibuahi. Apabila proses fertilisasi tidak terjadi, maka akan terjadi pengulangan kembali hormon seks yang ada di dalam tubuh serta terjadinya pengulangan fase menstruasi.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar